Pada Jumat, 21 Maret 2025, bertepatan dengan 21 Ramadan 1446 H, Pondok Pesantren Assa’adah Ciapus menjadi tempat berlangsungnya kegiatan Silaturahmi dan Buka Puasa Bersama Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor.
Kegiatan ini mempertemukan jajaran pengurus MWCNU Ciomas dan pengurus Ranting NU dari berbagai wilayah di Kecamatan Ciomas. Bagi kami, kehadiran keluarga besar Nahdlatul Ulama di lingkungan pesantren merupakan kesempatan untuk mempererat hubungan, menjaga kebersamaan, sekaligus merawat ikatan khidmah yang telah tumbuh di tengah masyarakat.
Mempererat Silaturahmi di Bulan Ramadan
Kegiatan dihadiri oleh Rais Syuriyah MWCNU Ciomas, KH Saeful Millah, serta Ketua Tanfidziyah MWCNU Ciomas, Yudin Taqyudin. Hadir pula jajaran pengurus dari unsur Mustasyar, Syuriyah, Tanfidziyah, dan para pengurus Ranting NU se-Kecamatan Ciomas.
Dalam sambutannya, KH Saeful Millah menyampaikan pentingnya menjaga silaturahmi, terlebih pada bulan Ramadan. Pertemuan antarpengurus dan jamaah bukan sekadar menjadi ruang untuk saling bertemu, melainkan juga kesempatan memperkuat persaudaraan dan kebersamaan dalam menjalankan khidmah kepada masyarakat.
Sementara itu, Yudin Taqyudin selaku Ketua Tanfidziyah MWCNU Ciomas menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya konsolidasi organisasi. Kebersamaan antara pengurus MWC dan pengurus Ranting menjadi salah satu unsur penting agar program-program organisasi dapat berjalan dengan baik di lingkungan Kecamatan Ciomas.
Rangkaian Istigotsah, Tausiyah, dan Buka Puasa Bersama
Rangkaian kegiatan dimulai sejak sore hari. Acara diawali dengan istigotsah, kemudian dilanjutkan dengan sambutan dan tausiyah keagamaan. Setelah itu, para peserta mengikuti buka puasa bersama.
Kebersamaan berlanjut dengan pelaksanaan salat Magrib berjamaah. Seusai salat, kegiatan diteruskan melalui diskusi mengenai program-program ke-NU-an. Dengan demikian, pertemuan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga ruang untuk membicarakan keberlangsungan khidmah organisasi di tengah masyarakat.
Suasana Ramadan memberikan makna tersendiri bagi pertemuan tersebut. Di tengah kesibukan masing-masing pengurus dan jamaah, kesempatan untuk berkumpul, berdoa, berbuka, dan berdiskusi menjadi bagian dari upaya menjaga kedekatan dalam satu lingkungan jam’iyyah.
Assa’adah dan Lingkungan Khidmah Nahdlatul Ulama
Pondok Pesantren Assa’adah tumbuh di tengah kehidupan masyarakat dan lingkungan keagamaan di Ciomas. Karena itu, hubungan dengan para ulama, pengurus organisasi keagamaan, dan masyarakat merupakan bagian dari kehidupan pesantren yang terus kami rawat.
Kami memandang silaturahmi seperti ini sebagai ruang untuk menjaga hubungan antargenerasi dan antarlapisan masyarakat. Pesantren bukan hanya tempat berlangsungnya kegiatan pendidikan dan pengajaran agama, tetapi juga bagian dari lingkungan sosial tempat nilai kebersamaan, kepedulian, dan khidmah dijalankan.
Melalui kegiatan ini, Assa’adah kembali menjadi tempat berkumpulnya keluarga besar Nahdlatul Ulama di Kecamatan Ciomas. Kami menyambut baik kehadiran seluruh jajaran pengurus MWCNU dan Ranting NU yang telah meluangkan waktu untuk bersilaturahmi di lingkungan pesantren.
Semoga pertemuan tersebut menjadi bagian dari ikhtiar bersama dalam menjaga persaudaraan, memperkuat jam’iyyah, dan melanjutkan khidmah Nahdlatul Ulama bagi masyarakat.