Ziarah ke Makam KH Muhammad ‘Isa ‘Abbas, MWCNU Ciomas kepada Ulama Pendahulu

Pondok Pesantren Assa’adah, Ciapus, menjadi salah satu tempat yang dikunjungi jajaran pengurus Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Ciomas dalam rangkaian kegiatan menjelang Musyawarah Kerja MWCNU Ciomas pada April 2025.

Dalam kunjungan tersebut, rombongan berziarah ke makam KH Muhammad ‘Isa ‘Abbas, pendiri Pondok Pesantren Assa’adah. Ziarah ini menjadi bagian dari ikhtiar menghormati para ulama dan tokoh Nahdlatul Ulama yang telah memberikan sumbangsih bagi kehidupan keagamaan masyarakat di wilayah Ciomas.

Bagi kami, kunjungan tersebut memiliki makna tersendiri. Makam KH Muhammad ‘Isa ‘Abbas yang berada di lingkungan pesantren bukan hanya menjadi bagian dari tempat yang kami jaga, tetapi juga pengingat akan sosok ulama yang menjadi bagian penting dalam perjalanan Assa’adah.


Menghormati Para Ulama Pendahulu

Rangkaian ziarah yang dilakukan MWCNU Ciomas mencakup sejumlah makam tokoh NU di wilayah Ciomas. Dalam kunjungan tersebut, para peserta mengikuti tahlil dan doa bersama, serta mendengarkan penyampaian riwayat singkat para kiai yang diziarahi.

Kegiatan ini memperlihatkan perhatian generasi penerus terhadap sejarah dan perjuangan para ulama terdahulu. Mengenal kembali sosok para kiai bukan hanya berkaitan dengan mengingat nama dan tempat peristirahatan mereka, tetapi juga memahami jejak pengabdian yang telah ditinggalkan.

KH Muhammad ‘Isa ‘Abbas merupakan pendiri Pondok Pesantren Assa’adah. Nama dan perjuangan beliau menjadi bagian dari sejarah pesantren yang terus kami kenang dan rawat.

Silaturahmi dengan Keluarga dan Penerus Ulama

Selain berziarah, rombongan MWCNU Ciomas juga menjalin silaturahmi dengan keluarga serta para penerus tokoh yang dikunjungi.

Pertemuan semacam ini menjadi ruang untuk menjaga hubungan antargenerasi. Sejarah perjuangan ulama tidak berhenti pada catatan masa lalu, tetapi terus dikenali melalui hubungan, cerita, dan penghormatan yang dijaga oleh generasi berikutnya.

Kami menyambut baik kunjungan jajaran pengurus MWCNU Ciomas ke lingkungan Pondok Pesantren Assa’adah. Silaturahmi tersebut menjadi salah satu bentuk perhatian terhadap sejarah ulama dan pesantren yang tumbuh di tengah masyarakat Ciomas.

Merawat Ingatan, Melanjutkan Khidmah

Bagi Pondok Pesantren Assa’adah, mengenang pendiri merupakan bagian dari upaya menjaga kesinambungan sejarah dan nilai-nilai yang diwariskan. Perjalanan pesantren tidak dapat dilepaskan dari peran para ulama yang telah merintis, mengajar, membimbing, dan membangun kehidupan keagamaan di tengah masyarakat.

Ziarah yang dilakukan MWCNU Ciomas menjadi pengingat bahwa hubungan antara ulama, pesantren, dan organisasi keagamaan memiliki sejarah yang perlu terus dirawat.

Kami berharap silaturahmi dan penghormatan kepada para ulama pendahulu seperti ini dapat terus terjaga. Semoga ikhtiar tersebut menjadi bagian dari upaya melanjutkan khidmah, menjaga persaudaraan, dan mengenalkan kembali jejak perjuangan para ulama kepada generasi berikutnya.

Silaturahmi dan Buka Puasa Bersama MWCNU Ciomas di Pondok Pesantren Assa’adah

Pada Jumat, 21 Maret 2025, bertepatan dengan 21 Ramadan 1446 H, Pondok Pesantren Assa’adah Ciapus menjadi tempat berlangsungnya kegiatan Silaturahmi dan Buka Puasa Bersama Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor.

Kegiatan ini mempertemukan jajaran pengurus MWCNU Ciomas dan pengurus Ranting NU dari berbagai wilayah di Kecamatan Ciomas. Bagi kami, kehadiran keluarga besar Nahdlatul Ulama di lingkungan pesantren merupakan kesempatan untuk mempererat hubungan, menjaga kebersamaan, sekaligus merawat ikatan khidmah yang telah tumbuh di tengah masyarakat.


Mempererat Silaturahmi di Bulan Ramadan

Kegiatan dihadiri oleh Rais Syuriyah MWCNU Ciomas, KH Saeful Millah, serta Ketua Tanfidziyah MWCNU Ciomas, Yudin Taqyudin. Hadir pula jajaran pengurus dari unsur Mustasyar, Syuriyah, Tanfidziyah, dan para pengurus Ranting NU se-Kecamatan Ciomas.

Dalam sambutannya, KH Saeful Millah menyampaikan pentingnya menjaga silaturahmi, terlebih pada bulan Ramadan. Pertemuan antarpengurus dan jamaah bukan sekadar menjadi ruang untuk saling bertemu, melainkan juga kesempatan memperkuat persaudaraan dan kebersamaan dalam menjalankan khidmah kepada masyarakat.

Sementara itu, Yudin Taqyudin selaku Ketua Tanfidziyah MWCNU Ciomas menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya konsolidasi organisasi. Kebersamaan antara pengurus MWC dan pengurus Ranting menjadi salah satu unsur penting agar program-program organisasi dapat berjalan dengan baik di lingkungan Kecamatan Ciomas.


Rangkaian Istigotsah, Tausiyah, dan Buka Puasa Bersama

Rangkaian kegiatan dimulai sejak sore hari. Acara diawali dengan istigotsah, kemudian dilanjutkan dengan sambutan dan tausiyah keagamaan. Setelah itu, para peserta mengikuti buka puasa bersama.

Kebersamaan berlanjut dengan pelaksanaan salat Magrib berjamaah. Seusai salat, kegiatan diteruskan melalui diskusi mengenai program-program ke-NU-an. Dengan demikian, pertemuan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga ruang untuk membicarakan keberlangsungan khidmah organisasi di tengah masyarakat.

Suasana Ramadan memberikan makna tersendiri bagi pertemuan tersebut. Di tengah kesibukan masing-masing pengurus dan jamaah, kesempatan untuk berkumpul, berdoa, berbuka, dan berdiskusi menjadi bagian dari upaya menjaga kedekatan dalam satu lingkungan jam’iyyah.


Assa’adah dan Lingkungan Khidmah Nahdlatul Ulama

Pondok Pesantren Assa’adah tumbuh di tengah kehidupan masyarakat dan lingkungan keagamaan di Ciomas. Karena itu, hubungan dengan para ulama, pengurus organisasi keagamaan, dan masyarakat merupakan bagian dari kehidupan pesantren yang terus kami rawat.

Kami memandang silaturahmi seperti ini sebagai ruang untuk menjaga hubungan antargenerasi dan antarlapisan masyarakat. Pesantren bukan hanya tempat berlangsungnya kegiatan pendidikan dan pengajaran agama, tetapi juga bagian dari lingkungan sosial tempat nilai kebersamaan, kepedulian, dan khidmah dijalankan.

Melalui kegiatan ini, Assa’adah kembali menjadi tempat berkumpulnya keluarga besar Nahdlatul Ulama di Kecamatan Ciomas. Kami menyambut baik kehadiran seluruh jajaran pengurus MWCNU dan Ranting NU yang telah meluangkan waktu untuk bersilaturahmi di lingkungan pesantren.

Semoga pertemuan tersebut menjadi bagian dari ikhtiar bersama dalam menjaga persaudaraan, memperkuat jam’iyyah, dan melanjutkan khidmah Nahdlatul Ulama bagi masyarakat.